A Cup of Chicken Soup for The Soul

Identitas Buku
Judul : A Cup of Chicken Soup for The Soul
Penulis : Jack Canfield, Mark Victor Hansen,  Barry Spilchuck
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Alih bahasa : Agus Setiadi
Halaman : 232
Cetakan : Keempat belas, April 2007
Ukuran : 18 x 11 x 1,2 cm


Diresensi oleh Yudha Nugraha

 
Sinopsis
A Cup of Chicken Soup for The Soul merupakan salah seri dari buku serial Chicken Soup for The Soul. Buku ini memuat tulisan-tulisan yang membangun jiwa. Tulisan-tulisan tersebut disajikan dalam bentuk narasi dan puisi yang sebagian besar merupakan kisah-kisah nyata para penyumbang yang telah diorganisir oleh penulis.
Di dalam buku tersebut terdapat 57 tulisan yang dikelompok dalam 7 genre. Ketujuh genre ini adalah tentang cinta, tentang orang tua dan anak-anak, mengatasi rintangan, tentang mengenang, tentang sikap, pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, dan kearifan ekletik.
Bunga yang segar merupakan sesuatu yang indah. Saya mempunyai kebiasaan memetik mawar dan memberikan sebuket atau setangkai yang berbentuk sempurna kepada salah seorang tetangga, teman, atau kerabat.
Pada suatu pagi saya memetik sekuntum mawar bertangkai panjang yang indah dan wangi untuk saya sendiri. Sementara saya sedang berpikir tentang betapa menyenangkan mawar-mawar itu bagi saya untuk dinikmati, ada suara tenang dan lembut di luar diri saya yang mengatakan, Berikan kepada temanmu.
Saya langsung masuk ke rumah dan menata kuntum mawar itu ke dalam sebuah vas. Lalu saya menuliskan pesan sesingkat mungkin…”Untuk temanku.” Saya menyeberang jalan ke rumah tetangga yang merupakan salah seorang sahabat karib saya, dan meletakkan karangan bunga itu di depan pintu rumahnya.
Siangnya sahabat saya itu menelepon untuk mengucapkan terima kasih. Katanya, karangan bunga itu benar-benar merupakan karunia. Larut malam sebelumnya ia bertengkar dengan salah seorang anaknya. Kaum remaja kadang-kadang bisa kejam, tidak mempedulikan perasaan orang lain. Anaknya itu berkata kepadanya, “Kau tidak punya teman.”
Jadi tetangga saya itu benar-benar terkejut dan sekaligus merasa bahagia ketika hendak pergi berbelanja pagi itu dan menemukan bukan saja karunia berupa karanga bunga indah, tetapi yang paling utama adalah secarik kertas kecil dengan pesan sederhana yang berbunyi, “Untuk temanku.”
 
Kelebihan
  • Kisah-kisah dalam buku tergolong singkat namun memiliki makna yang mudah dimengerti pembaca,
  • Setiap kisah dalam buku tidak berhubungan sehingga pembaca dapat memilih kisah yang diinginkan,
  • Pempartisian isi buku memudahkan pembaca memilih kisah yang diinginkan,
  • Penggunaan bahasa baku dan diksi yang baik,
  • Disertai ilustrasi/kartun pendukung,
  • Terdapat kutipan-kutipan kata mutiara,
  • Jaket sampul yang menambah manisnya tampilan buku.
 
Kelemahan
  • Kartun pendukung kurang memaksimalkan fungsinya.
 
Kebermanfaatan
  • Buku-buku sejenis A Cup of Chicken Soup for The Soul dapat memiliki kebermanfaatan yang relatif sama seperti,
  • Berbagi kisah-kisah nyata yang dapat menjadi motivator bagi pembaca,
  • Mengajak pembaca menafsirkan inti dan kebermanfaatan setiap kisah dalam buku untuk dijadikan bahan renungan,
  • Memberikan pandangan kepada pembaca bahwa kehidupan luas dan kita masih memiliki teman.
  1. Chrisitan
    11 November 2009 pukul 5:43 PM | #1

    wah bagus banget… trimakasi atas penjelasan bukunya.. jadi tambah tertarik bwt baca.. wah kekurangannya cuman 1 sedangkan dengan banyak manfaat..

  1. Belum ada trackback.