Beauty Case
IDENTITAS BUKU
Judul: Beauty CasePenulis: Icha Rahmanti
Penerbit: Gasindo
Tebal: 96 halaman
Diresensi oleh
Soniya Mayasari
SINOPSIS
Beauty Case berkisah tentang kecantikan sebagai alat politik, kecantikan yang sering dijadikan alat dalam menggapai sesuatu, bahkan secara tak sadar oleh yang mempunyai anugerah tersebut, yaitu perempuan.
Tapi ketika kamu harus berhadapan dengan sosok yang nggak cuma memenuhi semua standar kecantikan yang diciptakan oleh industri kecantikan dunia dan bahkan melebihi, menciptakan definisi baru tentang kecantikan itu sendiri, dalam persaingan memperebutkan cinta seorang eligible bachelor, seorang pengusaha muda yang sedang membangun karier politiknya, yang keponakan orang sangat penting, HASLAN NASUTION, pilihannya tinggal dua. Tetap berharap akan datangnya keajaiban dengan kemungkinan 99:1 dan semua orang berpikir kamu gila dan tidak realistis, atau mundur total sebelum hancur karena harusnya kamu tahu diri bahwa at the very first place, ini adalah the real KONTES KECANTIKAN where the most beautiful girl gets the best and the most qualified man. Or should I say…the most ELIGIBLE man?
Icha menyodorkan pemikiran perempuan yang umum dalam melihat laki-laki, yaitu laki-laki top harus mendapat pasangan perempuan yang top juga dalam bidang yang berbeda tentunya, selain cantik secara fisik juga melekat tingkat ketenaran, karir, fashion dan atribut lain yang kita kenal sekarang sebagai kecantikan yang telah dipengaruhi produk industri.
Tentunya tidak menarik jika hanya itu yang disodorkan, Icha pun menyodorkan pandangan lain yang tumbuh dalam diri sang tokoh utama, Nadja Sinka Suwita. Pandangan yang tumbuh tersebut terlahir dalam setting metropolitan, dunia penyiaran, dunia khas perempuan yang penuh dengan merek, dunia belanja atau sekadar cuci mata di etalase toko dan tak lupa dunia pribadi keluarga serta dunia persahabatan yang juga selalu timbul konflik kepentingan dan emosi.
Icha yang kesehariannya aktif dalam multiprofesi sebagai penyiar, pengajar dan arsitek di Bandung mencoba menyelami kehidupan perempuan metropolitan Jakarta. Subyek yang sederhana dieksplorasi menjadi sesuatu yang kompleks yang mungkin membuat pikiran pembaca jauh lebih kompleks dalam memahami keinginan dan konflik yang timbul dari seorang perempuan di dalam dunia kasat mata yang penuh intrik. Dunia buku mengkategorikan karya Icha ke dalam chicklit, namun bukan berarti chicklit hanya cocok dibaca oleh perempuan saja.
KEUNGGULAN
- Novel ini memberikan banyak manfaat bagi kita, banyak mengajarkan kita tentang kosmetik-kosmetik bagi wajah yang baik dan tidak.
- Cover novel bagus dan dapat menarik perhatian pembaca.
- Kertas yang digunakan juga tebal. Isi novel merupakan pengalaman sendiri dari penulis, sehingga membuat pembaca jauh lebih kompleks dalam memahani keinginan penulis.
KEKURANGAN
- Novel ini tidak dilengkapi dengan gambar-gambar tentang kosmetik, hanya berisi tulisan-tulisan saja sehingga membuat pembaca merasa agak jenuh membaca novel ini.
KEBERMANFAATAN
- Kecantikan yang alami tanpa polesan kosmetik lebih baik bagi wajah
- Kosmetik hanyalah alat sementara untuk lebih memperindah wajah
- Jangan merusak wajah kita dengan kosmetik-kosmetik buatan.




Komentar Terakhir