Andy’s Corner
IDENTITAS BUKU
Judul : Andy’s CornerPengarang : Andy F.Noya
Penerbit : PT. Benteng Pustaka
Tahun Terbitan : Agustus, 2008
Ukuran Buku : 19 cm x 15,3 cm
Tebal Buku : xxi + 148 halaman
Penyunting : Imam Risdiyanto
Kata Pengantar : Prof. Dr. Komaruddin Hidayat
Desain Sampul : Andreas Kusumahadi
Diresensi oleh Shelvi Novianita
SINOPSIS
“Melihat Dengan Hati”
Merupakan buku yang memuat kumpulan curahan hati sang penulis, Andy F. Noya. Buku ini bukan sekedar kumpulan curahan hati biasa karena secara gambleng Andy F. Noya yang merupakan pembawa acara Kick Andy Metro Tv, memaparkan kisah hidupnya dan kisah-kisah klien Kick Andy yang tentunya penting untuk diketahui karena sarat akan makna. Salah satunya adalah kisah seorang kepala sekolah yang sekaligus merangkap sebagai pemulung! Berikut kutipan curahan hati Andy F. Noya dalam judul Jembatan.
J e m b a t a n
Saya baru pulang dari Rumah Sakit Siloam, Karawaci. Bukan karena sakit, tapi menjemput Ibu Jumiati. Hari ini dia diizinkan pulang setelah sembilan hari dirawat secara intensif. Ada perasaan haru bercampur bahagia ketika melihat Ibu Jumiati tampak ceria. Begitu juga wajah cerah dan senyum di wajah Pak Mahmud, sang suami.
Anda tentu masih ingat Pak Mahmud, kepala sekolah yang mencari tambahan nafkah dengan menjadi pemulung! Kasus Pak Mahmud menjadi perhatian banyak orang ketika kisahnya diangkat dalam film dokumenter Kepala Sekolahku Pemulung. Film ini menjadi film dokumenter terbaik sekaligus menyabet penghargan film favorit dalam kompetisi film dokumenter Eagle Award yang diselenggarakan Metro Tv. Penonton yang menyaksikan kisah Pak mahmud terpana dan tidak percaya pada apa yang mereka lihat. Bagaimana mungkin seorang guru, yang merangkap kepala sekolah, mencari tambahan uang dengan mengais-ngais sampah?!
Kick Andy kemudian memutuskan untuk mengangkat kisah Pak Mahmud sebagai topik. Pak mahmud menceritakan perjalanan hidupnya, termasuk suka duka menjadi guru yang sekaligus pemulung. Ketika tampil di film Kepala Sekolahku Pemulung, terungkap bahwa istri Pak Mahmud menderita tumor otak. Karena tidak sanggup membiayai operasi di rumah sakit, mereka memilih “pengobatan alternatif” yang relatif murah.
Waktu terus berjalan. Namun, kondisi Ibu Jumiati bukannnya semakin baik. Tumor di otaknya kian membesra dan mulai merusak saraf mata. Ketika tampil di Kick Andy, ibu Jumiati sudah dalam kondisi nyaris tidak bias melihat. Selain nyeri di kepala yang semakin menjadi-jadi, Ibu Jumiati terancam buta total.
Tuhan Mahabesar. Pada saat rekaman di studio, salah seorang pengurus Yayasan Otak Indonsia juga hadir menonton. Begitu melihat kondisi Ibu Jumiati, dia lalu mengirim sms. Isinya meminta agar Ibu Jumiati segera diperiksa di rumah sakit. Jika tumor di otak tersebut masih bisa dioperasi dan ada harapan sembuh, pihak yayasan siap membantu.
Pada saat episode Kick Andy tentang Kepala Sekolahku Pemulung ini ditayangkan di Metro Tv, dr. Eka, ahli bedah saraf kenamaan, yang juga pendiri Yayasan Otak Indonesia, mengirim sms. Ia meminta Ibu Jumiati bisa segera diperiksa. Dia juga menyatakan kesiapannya, bersama tim dokter, untuk melakukan operasi jika dibuuhkan.
Setelah melewati serangkaian pemeriksaan, Ibu Juniati pun diopersai. Hampir 12 jam tim dokter yang dipimpin langsung oleh dr. Eka berusaha mengangkat tumor dari kepala Ibu Jumiati. Menurut dokter Eka, operasi tersebut merupakan salah sartu operasi yang paling sulit dan memakan waktu paling lama yang pernah ia tangani.
Operasi sukses!
Semua pun berbahagia.
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya Kick Andy bisa berperan sebagai jembatan bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan. Sebuah jembatan yang mempertemukan orang-orang yang terketuk hatinya dan saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan.
Siapa bilang masyarakat Indonesia sudah “tidak punya hati”? Buktinya, sifat perduli sesama, sikap gotong-royong, dan kekeluargaan masih kita miliki. Ya, meski hanya sebagian orang saja yang demikian.
Ketika kami membuka rekening untuk membantu para guru yang tampil di Kick Andy, termasuk Pak Mahmud, respons yang masuk sungguh tak terduga. Bukan jumlah uang yang menjadi perhatian saya, tapi jumlah orang yang terketuk hatinya yang membuat saya terharu. Berapa pun jumlah uang yang Anda berikan, kepedulian Anda memberikan sebuah harapan. Harapan bahwa masih banyak di antara kita yang masih punya hati!
Kick Andy bukanlah program tv yang hanya memprioritaskan rating dan keuntungan semata, melainkan suatu program tv yang lebih mengedepankan hati nurani. Kick Andy mengajak pemirsa televisi untuk mengkaji suatu permasalahan tidak hanya dengan otak, namun juga melibatkan hati. ‘Melihat dengan hati’ setiap permasalahan-permasalahan hidup yang ada di lingkungan sekitar agar tercipta suatu kondisi di mana rasa persatuan dan kesatuan terasa kental.
KELEBIHAN
- Bahasa yang digunakan santai, semacam obrolan ringan, namun pesan yang disampaikan mengena di hati pembaca.
- Mampu membawa pembaca ke dalam suasana peristiwa. Pembaca dapat merasa sedih saat membaca kisah-kisah hidup yang mengharu-biru.
- Kisah-kisah hidup yang ditampilkan beragam. Ada kisah hidup yang penuh perjuangan, ketabahan dalam menghadapi ujian, mengharu-biru, serta masa muda yang penuh gejolak namun indah untuk dikenang.
- Kover buku menarik.
- Terdapat ilustrasi-ilustrasi gambar yang menarik sehingga pembaca tidak cepat meras lelah, penat, atau bosan saat membaca.
KEKURANGAN
- Ilustrasi gambar yang berbentuk abstrak mungkin akan menyulitkan sebagian orang dalam memahami makna atau pesan yang terkandung di dalamnya.
KEBERMANFAATAN
- Buku Andy’s Corner menampilkan kisah-kisah hidup yang penuh perjuangan dan mengharu-biru. Dengan demikian, kita dapat menambah pengetahuan serta wawasan kita akan makna kenidupan dan proses yang berlangsung di dalamnya.
- Mengingatkan pada kita bahwa apapun yang terjadi itulah yang terbaik. Syukurilah apa yang menimpamu dan apa yang menjadi bagianmu, karena tidak semua orang seberuntung dirimu.
- Memotivasi kita untuk terus berjuang dan berkarya dalam hidup. Waktu teramat berharga untuk disiakan. Lakukanlah apa yang dapat dilakukan, sehingga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung dan bermanfaat bagi sesama.




Komentar Terakhir