Daun-Daun yang Gugur

IDENTITAS BUKU

daun-daun-yang-gugurJudul buku :
Pengarang : Maria A. Sardjono
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 256 halaman
Diresensi oleh Ruthadaning Inayati
SINOPSIS
“Ketika Kejujuran Dipertaruhkan”
Mira adalah seorang pengarang. Kini ia telah bertunangan dengan Totok. Masing-masing keluarga telah menyetujui hubungan mereka. Bahkan dalam waktu dekat, orang tua Totok berencana untuk meminang Mira.
Namun, kini hati Mira mulai mencintai orang lain yaitu Aris yang juga sama-sama pengarang. Mira ingin ekali utuk jujur pada Totok bahwa dia mencintai Aris tetapi hal itu selalu dibatalkan karena Mira tidak ingin menyakiti hati Totok. Namun pada akhirnya Mira mengaku juga. Totok tidak keberatan dan bersedia memaafkan Mira selama Mira tidak ingin menjalin hubungan serius dengan Aris.
Mira mengabaikan perasaannya pada Aris yang ternyata juga mencintainya dan menikah dengan Totok. Meski sebenarnya perasaan Mira masih sangatmencintai Aris. Mira juga sempat dicintai oeh Ardi, adik Aris, yang juga seniman. Namun cinta Ardi bertepuk sebelah tangan.
Rumah tangga Mira dan Totok berlangsung bahagia. Hingga akhirnya mereka dikaruniai seorang bayi laki-laki bernama Didit. Mira sangat menyayangi anak itu. Totok meraa dikesampingkan akibat perubahan sikap Mira yag sangat berlabihan terhadap anaknya.
Tanda-tanda keretakan rumah tangga Mira mulai tampak. Sikap Totok makin dingin pada Mira. Justru di saat-saat rawan tersebut Aris justru hadir kembali dalam kehidupan Mira. Mira yang sebelumnya telah melupakan Aris kini terpaksa menghadapi kenyataan bahwa ia masih memiliki perasaan pada lelaki itu. Begitu pun Aris, ia belum menikah karena cintanya pada Mira yang teramat dalam.
Suatu hari Aris datang bertamu untuk menanyakan kabar rumah tangga Mira. Aris telah lama mengikuti perkembangan tulisan-tulisan Mira dan ia merasa ada perubahan gaya tulisan wanita itu. Akhirnya Aris berkata bahwa Ardi pernah melihat suami Mira sedang bersama wanita lain. Mira masih meragukan apa yang didengarnya. Akan tetapa suau hari ibu Totok berkunjung dan mengatakan hal yang sama.
Suatu hari Totok melihat Mira pulang berdua dengan Aris. Puncaknya, mereka berengkarhebat. Akhirnya Totok mengaku bahwa akhir-akir iniTotok memang dekat kembali dengan mantan pacarnya dulu. Ia memberi simpati pada Indri karena saat itu Totok sendiri merasa telah disisihkan dari hati Mira akibat kesuksesan sang istri sebagai seorang seniman. Namun Totok masih tetap sangat mencintai Mira sehingga ia mampu membatasi hubungannya dengan Indri sebatas teman. Mendengar hal itu, hati Mira juga mengakui bahwa ia juga masih sangat mencintai Totok. Akhirnya mereka berbaikan dan berencana menyasun kembali rumah tangga mereka.

KELEBIHAN

  • Alur penceitaan teratu dan menarik.
  • Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan cocok untuk segala usia.
  • Penokohannya jelas sehingga pembaca mudah menebak siapa tokoh utamanya.
KEKURANGAN

  • Konflik yang dialami tokoh datar-datar saja dan tidak ada variasi yang berarti.
  • Cerita tentang bermesraan terlalu banyak sehingga kurang pas jika dibaca seorang yang berusia kurang dari 17 tahun.
KEBERMANFAATAN

  • Mengajarkan agar selalu bersikap jujur pada orang lain.
  • Menekankan tentang batas-batas seorang wanita yang telah bertunangan menjalin hubungan dengan lelaki lain.
  • Kita tidak boleh cepat berburuk sangka terhadap orang lain.
  • Menceritakan sedikit tentang kehidupan seorang pengarang dan seniman sehingga memberi inspirasi pada pembaca untuk berkarya.
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.