Merangkum Angin Desember

IDENTITAS BUKU
merangkum-angin-desemberJudul: Merangkum Angin Desember
Pengarang: Mira Karmila
Penerbit: Chanan Agency, Jakarta
Tahun Terbitan: 1991
Ukuran Buku: 11,5 cm x 17,2 cm
Tebal Buku: 200 halaman
Desain Sampul: Fan Sardy
Diresensi oleh Shelvi Novianita
SINOPSIS
“Cinta Itu Menanam”
Hati Ika berdesir hebat. Akhirnya Jo, anaknya menanyakan hal yang selama ini ia takutkan, yaitu perbedaan rupa atau fisik yang mencolok antara dirinya dengan Nick, ayahnya. Ya, Jo memang bukan anak Nick. Ia adalah anak Rob, sahabat Ika ketika melanjutkan study di Detroit, Amerika. Sebuah ‘kecelakaan’ pahit yang tidak pernah Ika inginkan itu kini memicu perseteruan antara dirinya dengan Nick. Suaminya itu tidak pernah mampu mengobati hatinya yang terluka dalam karena kesalahan fatal Ika. Ia merasa ditipu mentah-mentah. Anak yang sangat ia dambakan ternyata bukan darah dagingnya. Mata Jo berwarna biru, rambutnya pirang, dan kulitnya putih bersih. Jelas, hal ini merupakan bukti akan pengkhianatan Ika. Nick merasa harga dirinya sebagai seorang suami terinjak-injak.
“Aku tahu kau membenciku. Aku terjebak, Nick! Mengapa kau tak pernah memberikanku kesempatan untuk menceritakan semuanya ? Hal yang sebenarnya terjadi! Hal yang tidak seperti kau bayangkan selama ini. Selama empat tahun kau bersikap dingin padaku. Apakah itu tidak cukup menjadi sebuah hukuman untukku?” sembari menangis terisak, Ika menumpahkan semua isi hatinya malam itu.
“Aku menyayangi Jo,.”
“Lantas, apakah kau masih mencintaiku?”
“Ya.”
“Lantas, mengapa kau perlakukan aku seperti ini. Ke mana arah rumah tangga kita sebenarnya?”
“Dengar, Nick! Ketika aku di Detroit, Rob adalah sahabat terbaikku. Tapi tatkala aku ke apartemennya untuk pamit pulang ke Indonesia karena harus mempersiapkan pernikahan kita, ia histeris. Ia ternyata sangat mencintaiku. Ia kemudian menyerangku. Aku tidak berdaya tatkala ia meniduriku. Ia memang mau bertangung jawab atas perbuatannya. Tapi kutolak karena kumencintaimu. Aku pun pulang ke Indonesia. Dan empat hari setelah kepulanganku itu, kita pun menikah. Aku tidak menyangka jika janin yang tumbuh di rahimku adalah benih Rob.”
Meski Nick sangat mencintai istrinya, tapi tetap saja bayang-bayang pengkhianatan dan kebohongan Ika menyisakan sakit yang teramat perih di hati. Tidak ada jalan lain. Perceraian adalah yang terbaik.
Sempat sosok Ani Tiara yang lembut mengisi kehidupan Nick ketika ia sendiri. Namun tidak lama! Nick tidak sanggup menerima kenyataan bahwa wanita yang dicintainya adalah seorang penari ular atau penari Streap Tease. Nick tak kuasa mencegah hujaman sembilu yang mengiris hatinya ketika ia melihat puluhan lelaki menyaksikan tarian erotis Tiara di Nite Club. Sebenarnya Tiara ingin berhenti dari pekerjaan itu. Tapi apa boleh buat, ia telah terikat kontrak kerja. Akhirnya Nick pun meninggalkan Tiara.
Pertemuan Nick dengan Niken, seorang dokter jiwa yang merupakan teman Nick sewaktu aktif di Pecinta Alam dulu, memberikan kesan yang berarti dalam kehidupan Nick dan Niken. Maka mulailah mereka merajut kembali cinta lama itu.
Namun Tiara tidak dapat menyembunyikan kecemburuannya. Saat takdir mempertemukannya dengan Ken, Tiara secara refleks mengaku sebagai calon istri Nick. Oh, malangnya nasib Ken. Wanita itu amat kecewa. Ia memutuskan untuk kembali pulang ke Jogya.
Tiara sadar atas kesalahannya. Ia menitpkan sepucuk surat permohonan maaf untuk Ken pada Nick saat Nick akan pergi ke Jogya untuk menyusul Ken. Dengan surat itu, Nick berhasil mendapatkan kembali cinta Ken. Cinta lama kini benar-benar bersemi kembali dan akan berujung pada sebuah ikatan suci, yaitu pernikahan.
Sementara itu, secercah kebahagian mulai datang menghampiri kehidupan IKa. Rob hadir kembali! Awalnya Ika menolak lamaran Rob dan permintaannya untuk bertemu dengan Jo. Tapi entah mengapa ada ‘sesuatu’ yang memaksa Ika untuk menerima Rob. Mungkinkah ‘sesuatu’ itu patut dikatakan cinta? Ya, tiada salahnya Ika mulai membuka pintu hatinya kembali untuk seseorang bukan ?
Lantas, bagaimana dengan nasib Tiara? Setelah kehilangan cinta Nick, Tiara memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Apapun dilakukan Tiara, asal ia dapat terbebas dari gemerlap dunia malam. Termasuk syarat yang diajukan oleh Andry, manager Nite Club. Andry berjanji akan membebaskan Tiara dari kontrak kerjanya asal ia bersedia ‘menemani’ salah seorang penanam saham Nite Club. Orang itu adalah Willie.
Nasib Willie tidak kalah malangnya dengan Tiara. Ia bercerai dengan istrinya Karena penyakit yang dideritanya. Ya, Willie impoten. Namun entah mengapa Willie mendapatkan ‘kelelakiannya’ kembali ketika menyaksikan tarian Tiara. Willie mengakui hal itu pada Tiara saat mereka menghabiskan malam bersama di apartemen Willie. Selanjutnya, tidak tanggung-tanggung, Willlie melamar Tiara.
KELEBIHAN, KEKURANGAN, DAN KEBERMANFAATAN
Novel ini memang sarat dengan permasalahan hidup yang rumit dan pelik. Namun, disitulah letak kemenarikan novel “Merangkum Angin Desember”. Penulis mampu membawa pembaca ikut merasakan bagaimana ‘kusutnya’ sebuah pernikahan yang diawali oleh sebuah ketidakjujuran. Penulis berhasil membuat pembaca merasa tertantang untuk mencari jawaban penyelesaian setiap persoalan hidup dalam cerita. Dan akhir cerita novel ini tidak mengecewakan pembaca, yaitu happy ending. Para tokoh dapat menemukan kebahagiaannya masing-masing.
Hanya satu yang menjadi kelemahan novel ini. Sampul depan buku atau kover buku yang kurang menarik. Namun hal tersebut wajar, mengingat bahwa novel “Merangkum Angin Desember” dicetak pada tahun 1991. Pada masa itu, trend sampul sebuah buku adalah lukisan tangan dengan objek manusia atau gambar potret bunga.
Sampul sebuah buku bukanlah masalah yang perlu dibahas atau dikaji lebih dalam, sebab hal ini berkaitan dengan selera penulis, atau penerbit. Dan selera seseorang tidak dapat dipaksakan. Yang paling penting adalah manfaat yang dapat kita peroleh dari novel ini. Manfaat-manfaat itu diantaranya: memberikan pesan pada kita bahwa jika kita memulai suatu kebohongan, maka pasti akan ada kebohongan lain yang mengikuti; suatu kebohongan pasti akan berujung pada suatu hal yang menyakitkan; hidup tak selamanya indah, kenyataan terkadang menyakitkan, namun apapun yang terjadi itulah yang terbaik; tidak ada yang dapat menolak kehadiran cinta, cinta tidak mengenal usia, status sosial, ataupun materi yang dimiliki seseorang; nikmatilah kehadira cinta itu karena cinta adalah anugerah indah Tuhan; setiap orang pasti memiliki kenangan pahit di masa lalu, dan setiap orang berhak untuk terbebas dari bayangan buruk itu dengan menjadi seseorang yang lebih baik dengan cara tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Janganlah pernah kita lupa bahwa cinta itu menanam. Cinta itu harus dipupuk agar bersemi serta dirawat agar subur. Jika tidak, maka akan terjadi hal yang sebaliknya, sebagaiman kisah cinta Ika dan Nick. Kehambaran cinta karena goresan luka di hati masing-masing menghancurkan kehangatan suasana yang seharusnya tercipta dalam sebuah keluarga. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kahlil Gibran. “Cinta di luar pemujaan akan berubah menjadi kobaran api yang menghancurkan segalanya”. Ingin bukti? Bacalah novel “Merangkum Angin Desember” ini secara utuh dengan melibatkan pula hati nurani di saat membaca.
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.