Night of Chaos
IDENTITAS BUKU
Judul: Night of ChaosPengarang : Jofry Hadi Susanto
Tahun Terbit : 2007
Tebal : 316 halaman
Diresensi Oleh Faris Azhar
.
.
SINOPSIS
George sedang setengah berlari di malam itu. Waktu menunjukkan pukul 10.00 malam. Tampaknya ia sedang menuju ke sebuah rumah. George mengetuk pintu dan seorang berwajah jenius membukakan untuknya. Ia jadikan George yang seorang direktur utama Giga Empire itu menjadi sekutunya. Apakah orang ini sedang merencanakan sesuatu?
Giga Empire adalah sebuah perusahaan antivirus terbesar di dunia. Produk antivirus perushaan ini sangat diakui oleh orang-orang yang menggunakannya. Sedangkan, sistem security Giga Empire terdiri dari empat antivirus. Satu di antaranya adalah yang paling ampuh memusnahkan virus yaitu OR. Giga Empire juga memiliki lebih dari seribu jaringan computer dari dan ke perusahaan lain, bank, dan computer pemerintah.
Sekarang, Giga Empire diserang oleh virus tak dikenal. Sistem keamanan paling hebat di dunia dapat diterobos oleh virus ini. Bahkan, OR-pun tak dapat mengatasinya.
Josline, seorang desaner Giga Empire, memanggil Stephen yang seorang game programmer untuk mengatasi masalah ini. Pemanggilan ini diperintah oleh Victor, kepala bagian keamanan perusahaan, yang kenal dekat dengannya. Dapatkah Stephen mengatasi semua masalah ini?
KELEBIHAN, KEKURANGAN, DAN KEBERMANFAATAN
Dalam buku ini, pengarang dapat menceritakan sebuah tragedy di satu malam yang menegangkan di perusahaan Giga Empire. Didalamnya terdapat dua konflik. Konflik itu diuraikan dengan panjang dan membuat pembaca menjadi penasaran.
Pengarang menyampaikan pesan secara tersirat. Pesan itu bercampur dengan konflik dan penyelesaiannya. Sehingga, pesannya dapat dketahui secara jelas oleh pembaca.
Novel ini akan sangat digemari oleh pembaca yang senang dengan pemecahan masalah dan kode. Karena, novel ini memberikan suatu soal berupa kode yang rumit dan pemecahan kode yang mudah. Hal ini akan membuat pembaca berpikir, penasaran, sekaligus kecewa apabila pembaca tidak dapat memecahkan kode itu.




Komentar Terakhir